Pertikaian Politik Antara Partai Gerindra Serta Partai Keadilan Sejahtera

Pertikaian politik antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengenai siapa yang harus menggantikan Sandiaga Uno karena wakil gubernur Jakarta tampaknya masih jauh dari selesai dengan para politisi Gerindra yang mempertanyakan kualitas kandidat yang ditawarkan oleh partai Islam sehingga terjadi pertikaian.

rp1m – Gerindra mengatakan ketiga calon PKS – Akhmad Syaikhu, Agung Yulianto dan Ahmad Suhaimi – tidak memahami masalah perkotaan di Jakarta.

Syarif, wakil ketua cabang Gerindra di Jakarta, mengatakan penilaiannya didasarkan pada hasil audiensi konfirmasi dengan ketiga nominasi.

“Itulah masalahnya. Perencanaan tata ruang dan pengentasan kemiskinan adalah masalah yang kompleks, ”katanya seperti dikutip oleh kompas.com dan akhirnya muncul bumbu pertikaian.

Ia mengatakan, calon wakil gubernur harus bisa memahami masalah di Tanah Abang, Bukit Duri, dan Kampung Akuarium.

“Saya belum menemukan kandidat ideal yang dapat menggantikan atau setidaknya dekat dengan Sandiaga [dalam hal kualitas]”.

Selain itu, Syarif mengatakan semua calon PKS tidak memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan anggota Dewan Legislatif Jakarta sehingga bisa terjadi pertikaian.

“Mereka jauh dari memenuhi harapan,” katanya.

Gerindra dan PKS telah berselisih selama berbulan-bulan karena kursi wakil gubernur di Jakarta setelah Sandiaga memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden dengan pemimpin Gerindra Prabowo Subianto pada Agustus tahun lalu.

PKS bersikeras bahwa calon mereka adalah individu yang berkualitas.

“Orang-orang itu bukan bukan siapa-siapa,” kata juru bicara PKS Jakarta Zakaria Maulana Alif. “Salah satu dari mereka fasih dalam keuangan dan penganggaran sementara yang lain adalah anggota dewan legislatif.”

Zakaria meminta kedua belah pihak untuk tetap bersatu dalam diskusi tentang pos wakil gubernur Jakarta, mengatakan pertengkaran itu dapat mempengaruhi kemitraan politik mereka dalam pemilihan presiden kali ini yang sangat rumit.

“Kami luar biasa dalam pemilihan presiden. Kenapa kami tidak saling mendukung dalam masalah ini?” Kata Zakaria. (Ggq)

Dewan Regional Jakarta (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengusulkan tiga nama untuk jabatan yang kosong. Anies mengatakan dia senang bahwa ada kemajuan dalam diskusi tentang siapa yang akan menemaninya dalam sisa empat tahun masa jabatannya di Balai Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *