Papua siap untuk melanjutkan program pembangunan hijau yang didanai UE

Pemerintah Papua mengatakan akan melanjutkan program yang dikembangkan bersama dengan Pemantauan Partisipatif oleh Masyarakat Sipil Perencanaan Penggunaan Tanah untuk Strategi Pembangunan Rendah Emisi (ParCimon), yang akan berakhir tahun ini.

Agen judi slot online – “Pemerintah Papua selalu mendukung program apa pun, yang dapat memberikan standar hidup yang lebih baik, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti program pembangunan hijau yang diperkenalkan oleh ParCimon kepada masyarakat Papua,” kata Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal saat konferensi pers bersama dengan Duta Besar UE untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guérend di Jayapura pada hari Senin.

Tinal mengatakan, pemerintahannya akan menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota tentang implementasi program pembangunan hijau di daerah masing-masing.

Dimulai di Papua pada tahun 2013, ParCimon berupaya Judi slot online untuk melaksanakan program pengembangan kapasitas pada pembangunan hijau untuk masyarakat di tiga kabupaten, yaitu Merauke, Jayapura dan Jayawijaya.

Sonya Dewi, koordinator negara Indonesia dari World Agroforestry Centre, atau Pusat Internasional untuk Penelitian Agroforestri (ICRAF), mengatakan ParCimon telah bekerja sama untuk memperkuat kapasitas tiga kabupaten sehingga semua pihak di sana dapat merencanakan, mengimplementasikan dan memantau dan mengevaluasi kegiatan pembangunan hijau, yang berkelanjutan.

“Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dapat mengurangi hambatan untuk mencapai komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca kami dan mendukung upaya kami untuk mencapai pengembangan rendah emisi, yang melibatkan semua pihak,” kata Sonya.

Guérend berharap administrasi tiga kabupaten dapat melanjutkan program ParCimon dan menggandakan program di sana untuk diterapkan di kabupaten lain.

Pembangunan hijau – Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal (kiri), bersama dengan Duta Besar UE untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guérend (kedua dari kiri), menjelaskan kemajuan ParCimon, program pembangunan hijau yang didanai UE, di Papua dalam konferensi pers di Jayapura pada hari Senin.

Di Jayapura, Sonya mengatakan, gugus tugas Inisiatif Pengembangan Rendah Emisi (IPRE) telah berhasil mengembangkan delapan aksi mitigasi untuk mengurangi emisi hingga setara dengan 19,2 juta ton CO2.

Di bawah program ParCimon, penduduk lokal di desa-desa di tiga kabupaten telah dilatih cara mengukur emisi gas rumah kaca dan berpartisipasi dalam pembangunan hijau dengan cara yang konkret. (EFT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *